Lalui Proses Transparan, 4 Orang Siap Duduki Jabatan Pamong Kalurahan Ngloro

GUNUNGKIDUL,(JOGJABERKABAR.ID) - Pemerintah Kalurahan Ngloro, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, melaksanakan ujian tertulis dan praktek guna mengisi 4 jabatan kosong, yaitu ; Dukuh Padukuhan Pringsurat, Dukuh Padukuhan Gebang, Jogoboyo dan Tata Laksana, pada hari Senin (19/09/2022) pukul 09.00 WIB.

Dimana untuk ujian praktek dilaksanakan di SMK 1 Saptosari dan ujian tertulisnya dilangsungkan di Aula Balai Kalurahan Ngloro.

Ujian tersebut dilaksanakan sebagai puncak seleksi pengisian jabatan yang kosong di Pemerintah Kalurahan Ngloro.

Dikatakan oleh Lurah Kalurahan Ngloro, Heri Yulianta pada saat membuka kegiatan tersebut bahwa semua peserta dan panitia dilarang untuk membawa alat komunikasi di waktu berjalannya ujian praktek dan tertulis, guna mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan apabila ada salah satu peserta diketahui membawa Handpone maka akan di diskualifikasi.

“Semua alat komunikasi kita kumpulkan dan nantinya akan diserahkan kembali ke peserta maupun panitia setelah rangkaian kegiatan sudah selesai terlaksana. Selain itu, pembutan soal ujian tertulis dan pemilihan panitia pengujipun dibuat secara mendadak."imbuhnya(19/09).

Berikut adalah 4 dari 19 peserta yang nantinya akan menduduki jabatan barunya sebagai Jogoboyo, Tata Laksana, Dukuh Padukuhan Gebang dan Dukuh Padukuhan Pringsurat.

Aris Setyawan, berhasil unggul dan akan menduduki jabatan sebagai Jogoboyo dengan total nilai 67,94.

Sulastri, akan menduduki jabatan sebagai Tata Laksana dengan total nilai 79,94.

Hendra Wijaya, akan menduduki jabatan Dukuh Padukuhan Gebang dengan total nilai 76,95.

Suhadi, akan mendukui jabatan Dukuh Padukuhan Pringsurat dengan total nilai 84,24.

Disampaikan oleh Lurah Ngloro, Heri bahwa ujian itu diselenggarakan di dua tempat yaitu untuk ujian praktek di SMK 1 Saptosari sedangkan ujian tertulis di Aula Balai Kalurahan Ngloro, sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Dengan hasil tersebut, Heri mengucapkan selamat kepada peserta yang lolos dan berharap kepada peserta yang belum lolos untuk tidak berkecil hati dan tetap jaga kerukunan serta kekompakan.

“Selamat bagi peserta yang lolos, dan untuk peserta yang belum lolos diharapkan pada pengisian pamong di tahun berikutnya dapat ikut berkompetisi lagi.” pungkasnya.(Hari)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.