Lunas PBB Tercepat, Kapanewon Gedangsari Di Ganjar penghargaan Bupati


Gedangsari,Gunungkidul (jogjaberkabar.id)- Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta beri penghargaan kepada pemerintah Kapanewon Gedangsari atas prestasi sebagai pembayar pajak tercepat se Kabupaten Gunungkidul.

penghargaan kepada Kapanewon Gedangsari ini adalah bentuk perwujudan atas apa yang telah di katakan Bupati Gunungkidul saat bertemu dengan para Panewu.

Bupati juga mengatakan penghargaan yang di berikan ini adalah bentuk apresiasi sekaligus terimakasih pemerintah Kabupaten Gunungkidul kepada pemangku wilayah dalam hal pembayaran PBB.

"Seperti yang dulu saya katakan di Sewoko Projo di hadapan para penewu, mana kala nanti ada yang lunas PBB paling cepat akan saya beri penghargaan. Hari ini apa yang pernah saya ungkapkan saya wujudkan," kata Bupati Gunungkidul dalam sambutannya. Selasa, (22/6).

Dengan prestasi yang telah di lakukan Kapanewon Gedangsari, dalam pelunasan PBB ini, Bupati akan menjadikan Kapanewon Gedangsari sebagai contoh atau prototipe bagi Kapanewon yang ada di Gunungkidul.

Sunaryanta beralasan, Kapanewon Gedangsari sari sudah empat tahun berturut-turut menjadi Kapanewon yang mampu melunasi PBB dengan cepat. Sehingga Sunaryanta meminta kepada Panewu dan Lurah yang hadir agar mempertahankan prestasi yang telah di upayakan.

"Gedangsari ini sudah empat kali berturut-turut menjadi Kapanewon tercepat dalam pelunasan PBB, adapun nominal yang di bayarkan sejumlah 700 juta lebih, dan ini bukan perkara mudah untuk mengumpulkan dana sebesar itu dari masyarakat, sehingga Kapanewon Gedangsari saya jadikan contoh bagi Kapanewon yang lain," papar Sunaryanta.

Sementara itu Panewu Gedangsari Martono Imam Santoso mengatakan prestasi yang di dapat hari ini merupakan kerjasama antara pemerintah Kapanewon, Kalurahan beserta para Kepala Dusun dan masyarakat. Sehingga penghargaan yang di terima adalah jerih payah di waktu lalu.
"Penghargaan ini untuk masyarakat Gedangsari, saya juga berterima atas kerjasama yang baik antara Lurah, Dukuh yang telah bekerja sama dengan masyarakat sehingga pada tahun ini kami dapat melunasi PBB bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Gunungkidul. Dan ini suatu kebanggaan bagi kami dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Kabupaten Gunungkidul tercinta ini," kata Imam Santoso.

Imam beranggapan dengan kedisiplinan masyarakat dalam membayar PBB akan berdampak pada percepatan pembangunan di Kapanewon Gedangsari.

Dalam waktu yang bersamaan Lurah Kalurahan Ngalang, Kaderi sebagai penerima penghargaan sekaligus eksekutor lapangan dalam pengumpulan PBB mengatakan metodelogi dalam mengumpulkan PBB dirinya beserta kepala Dukuh selalu memberikan pengarahan dan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya membayar pajak demi keberlangsungan pembangunan di wilayahnya.

"Kalurahan Ngalang memiliki jumlah penduduk terbanyak di bandingkan Kalurahan lain yang ada di Kapanewon Gedangsari, dan juga pajaknya paling besar. namun dalam hal pengumpulan PBB ini kami beserta Pak Dukuh selalu memberikan himbauan, atau mensosialisasikan pentingnya membayar PBB," kata Kaderi.

Kaderi selalu mengatakan kepada masyarakat nya bahwa pajak adalah suatu kewajiban sehingga pajak ini jangan di jadikan beban.

"Kami selalu mengatakan kepada masyarakat kami di setiap kesempatan bahwa pajak adalah kewajiban, sama seperti bantuan, kalo bantuan itu hak, tapi kalo pajak ini kewajiban, sehingga masyarakat kami dapat memahami mana yang hak dan mana yang kewajiban. Dan membayar pajak ini adalah kewajiban," terang Kaderi.

Penghargaan yang di berikan Bupati berupa dana stimulan yang tiap Kalurahan berbeda-beda dan Kalurahan Ngalang mendapatkan dana stimulan sebesar 40 juta. Sedangkan Kalurahan Mertelu mendapatkan 26 juta, Tegalrejo 26 juta, Kalurahan Serut 20 juta, 19 diterima Kalurahan Watugajah, Tegalrejo 35 juta dan yang terkecil Kalurahan Sampang menerima 18 juta. (WAP)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.