Resmikan Bantuan Bedah Rumah Baznas, Bupati Soroti Gantung Diri Dan Perceraian

NGAWEN,(JOGJABERKABAR.ID) - Masih tingginya angka bunuh diri dan perceraian di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan pemerintah H.Sunaryanta.

Hal itu di sampaikan saat Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta meresmikan bantuan bedah rumah Baznas di Dusun Sukorejo, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (24/3).

Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta mengatakan untuk menekan tingginya angka gantung diri dan perceraian harus ada keseriusan pemerintah bersama dengan pemerintahan desa dan masyarakat luas.

"Tingginya gantung diri dan perceraian harus kita tekan, namun semua ini tidak bisa semuanya di serahkan tangung jawabnya hanya pada pemerintah Kabupaten, harus ada penanganan yang menyeluruh, baik pemerintah Kabupaten, pemerintah Kapanewon dan juga pemerintah Desa. Dan juga peran aktif masyarakat dalam menjaga tetangganya," kata Bupati Gunungkidul.

Dalam sambutannya Bupati Gunungkidul juga mengatakan telah melakukan pemetaan daerah yang masih tinggi tingkat kemiskinannya termasuk di daerah sektor utara Kapanewon Semin, Kapanewon Ngawen, Kapanewon Ngelipar dan Kapanewon Gedangsari.


Bupati Gunungkidul Resmikan Bantuan Bedah Rumah


Bupati juga mengapresiasi dengan apa yang di lakukan Baznas Gunungkidul yang turut membatu pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam mengentaskan kemiskinan.

"Kami pemerintah Kabupaten Gunungkidul berterima kasih dan mengapresiasi apa yang telah di lakukan Baznas Gunungkidul, seperti pada hari ini, ini menjadi langkah baik dalam upaya mengentaskan kemiskinan," tambah Bupati.

Sunaryanta menegaskan kembali komitmen pemerintahan nya dalam pengembangan daerah utara Kabupaten Gunungkidul.

Sementara itu Panewu Ngawen Slamet Winarno menyampaikan kepada Bupati Gunungkidul dalam sambutannya menegaskan bahwa masih tingginya rumah-rumah yang tidak layak huni di Kapanewon Ngawen, Slamet Winarno meminta kepada Bupati Gunungkidul bersama dengan pemerintahan Kapanewon dan Kalurahan untuk bersama  memberikan perhatian khusus kepada daerah perbatasan di zona utara.

"Terkait dengan rumah tidak layak huni masih banyak di Kapanewon Ngawen, terutama di Kalurahan Kampung, sebagian Kalurahan Sambirejo dan Kalurahan Beji," kata Slamet Winarno dalam sambutannya di hadapan Bupati Gunungkidul.(WAP) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.